Monograph
Thomas Hobbes - Why? Leviathan
THOMAS HOBBES – Yeona PARK
CERITA DI BALIK KELAHIRAN NEGARA
Leviathan adalah monster menyeramkan. Kira-kira apa ya cerita di balik nama tersebut yang akan dibahas dalam buku ini?
“Leviathan” karya Hobbes membahas pemikiran bahwa semua manusia dilahirkan setara. Pemikiran ini tentu tidak akan dihasilkan jika semua manusia sudah merasa cukup jika dapat berpakaian, makan dan tidur tanpa kekhawatiran. Namun manusia yang berpikiran seperti itu tidaklah banyak. Manusia cenderung menginginkan lebih dari apa yang sudah dia miliki. Itulah sebabnya manusia mulai berperang untuk mendapatkan lebih dari yang dia miliki. Akibatnya orang menjadi saling tidak percaya dan merasa kekurangan. Hobbes mengatakan bahwa kondisi ini disebut ‘perang segalanya melawan segalanya (war of all against all)’. Untuk mengatasi hal ini diperlukan kekuatan yang kuat. Dengan kata lain keberadaan sebuah ‘negara ‘ menjadi hal yang ‘fundamental’.
Jika semua orang membuat kontrak untuk tidak berperang satu sama lain dan menaatinya niscaya masyarakat damai dapat terwujud. Tapin jika negara tidak mampu menjaga keamanan bukankah kontrak tersebut telah gagal? Karena itu Hobbes percaya jika negara menjadi monster kuat seperti Leviathan niscaya negara dapat memenuhi janjinya pada masyarakatnya dan keamanan dapat terwujud.
“Leviathan” adalah buku yang berisi pemikiran tersebut. Buku ini tentunya memaparkan mengenai kelahiran sesuatu yang selalu melekat dengan kita semua yaitu negara. Sayangnya, karena zaman Hobbes belum pernah ada yang berpikiran serupa, buku ini dilarang kala itu.
Namun ratusan tahun kemudian setelah kemunculan buku tersebut, orang mulai mencari dan mepelajarinya. Mengapa begitu? Berbeda dengan penampilannya, banyak hal yang dapat diambil dari cerita tentang Hobbes pada abad ke-16 tersebut bahkan bagi kkta yang hidup di abad ke-21. Apakah itu? Mari kita temukan dalam buku ini. (Choi Yu-ri)
| 02675 | 926.3 YEO l | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain