Monograph
Maddah
Maddah adalah novel kedua dari trilogi kisah Peter cs, kembali Risa Saraswati menceritakan dunianya yang menyenangkan bersama kelima sahabatnya, dan juga dua sahabat barunya, Marianne, si gadis galak yang sembrono namun bisa berteman baik dengan Peter karena kesamaan watak yang mereka miliki, dan Norma, gadis cilik yang cantik dan baik dan sempat membuat pertengkaran di antara William dan Peter.
Ada beberapa kisah yang dituliskan, sama seperti buku sebelumnya (Danur) setiap kisah tentu menceritakan pengalaman sang penulis,Risa dengan “mereka-mereka” yang baru ditemuinya, “mereka-mereka” yang tidak saja hanya menuang memori dalam buku ini, tapi juga menjadi awal perkenalan pembaca dengan setiap elemen yang ada.
Hal yang pantas diunggulkan dalam novel iniadalah Risa Saraswati tidak sekedar merangkai cerita namun juga berusaha menyuntikkan inspirasi kepada pembaca melalui kisah-kisah yang menyentuh dan juga motivasi-motivasi. Misalnya dalam kutipan berikut, “Arai melangkah menuju depan bak truk. Ia berdiri tegak disana serupa orang yang berdiri di hidung haluan kapal. Pelan-pelan ia melapangkan kedua lengannya dan membiarkan angin menerpa wajahnya. Ia tersenyum penuh semangat. Agaknya ia juga bertekad untuk memerdekakan dirinya dari duka mengharu biru yang membelenggunya seumur hidup. Ia telah berdamai dengan kepedihan dan siap menantang nasibnya.” (Maddah: 29)
| 02757 | Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2026-05-05) |
Tidak tersedia versi lain