Monograph
Melisa 8. Lembaran Lama, Lembaran Baru
Dengan segenap hatinya Melisa mendoakan kebahagiaan Lena yang akan menapak kehidupan yang ba.ru bersama suaminya. Melisa berharap sahabatnya yang polos itu tak akan mengetahui sandiwara yang dimainkan Boy Astomo dan dengan berlalunya waktu Boy pun akan sungguh-sungguh berpaling kepada istrinya.
Kalau Lena telah membuka lembaran baru dalam hidupnya, maka tampaknya Melisa pun harus berbuat yang sama. Hanya saja bagi Melisa itu berarti kemungkinan berakhirnya hubungannya dengan Ken, lelaki yang selama ini dengan setia menunggunya. Terombang-ambing antara keraguan menerima atau menolak lamaran Ken, tiba-tiba muncullah bayangan kasih yang lama. Iwan kembali memasuki kehidupannya.
| 00265 | 899.221 3 MAR m | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain