PERPUSTAKAAN SMPK COR JESU MALANG

Open Source Library Management System

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Perpus Online
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pergi

Monograph

Pergi

Tere Liye - Nama Orang;

Novel Pergi merupakan sekuel novel Pulang. Seperti halnya pada novel Pulang, novel Pergi ini juga menceritakan tokoh utama bernama Bujang alias si Babi Hutan. Cerita bermula saat Bujang didampingi rekan-rekannya berusaha mengambil kembali prototype yang dicuri oleh kelompok lain, El Pacho, di perbatasan Meksiko – Amerika Serikat. Prototype tersebut merupakan salah satu riset teknologi yang didanai oleh Keluarga Tong. Teknologi itu penting sekali untuk mendeteksi serangan cyber. El Pacho sendiri merupakan sindikat penyelundupan narkoba terbesar di Amerika Selatan. Tentu saja mereka membutuhkannya untuk melindungi uang haram mereka.

Tak disangka, Bujang justru bertemu sosok lelaki misterius berusia tiga puluh yang berakhir dengan duet keduanya untuk memperebutkan benda itu (prototype). Lelaki misterius itu bernyanyi! Ya, menyanyikan sebuah lagu yang diiringi petikan gitar khas Amerika Selatan dengan irama cepat, berdenting, meliuk, dan semangat.

Kali ini, Bujang yang hampir tak pernah terkalahkan harus takluk pada sosok misterius itu, yang ketika hendak meninggalkan Bujang, ia justru mengucapkan kata-kata yang membawa bujang ke masa lalu, “Adios Hermanito, Adik lelakiku” dan bahkan menyebut nama asli Bujang “Agam” yang hanya segelintir orang yang tahu. Rasa penasaran akan siapa lelaki itu, membawa Bujang menjenguk masa lalunya. Ternyata lelaki misterius itu, Diego, adalah saudara tiri Bujang. Sementara itu, Bujang juga harus bersiap untuk menghadapi kelicikan Dragon, pemimpin shadow economy. Bujang mengambil tindakan bersekutu dengan Bratva di Moskow dan Keluarga Yamaguchi di Jepang.

Banyak nasihat bijak yang dapat dipetik oleh pembaca. “Kehidupanmu ada di persimpangan berikutnya, Agam. Dulu kamu bertanya tentang definisi pulang, dan kamu berhasil menemukan, bahwa siapa pun pasti akan pulang ke hakikat kehidupan. Kamu akhirnya pulang menjenguk pusara bapak dan mamakmu, berdamai dengan masa lalu yang menyakitkan. Tapi lebih dari itu, ada pertanyaan penting berikutnya yang menunggu dijawab. Pergi. Sejatinya, ke mana kita akan pergi setelah tahu definisi pulang tersebut? Apa yang harus dilakukan? Berangkat ke mana? Bersama siapa? Apa ‘kendaraannya’? dan ke mana tujuannya? Apa sebenarnya tujuan hidup kita?

Itulah persimpangan hidupmu sekarang, Bujang. Menemukan jawaban tersebut.


Ketersediaan
00379899.221 3 TER pMy LibraryTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
899.221 3 TER p
Penerbit
Jakarta : Republika., 2017
Deskripsi Fisik
455 hlm. ; 20 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978 602 573 4052
Klasifikasi
899.221 3
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Fiksi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN SMPK COR JESU MALANG
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakan ini digunakaan untuk mempermudah dalam pencarian buku masing-masing Unit dari SDK COR JESU, SMPK COR JESU, SMK COR JESU & Biara COR JESU

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik