Monograph
Dongeng tentang Hutan dan Negeri Hijau - Pentigraf
DONGENG HUTAN DAN NEGERI HIJAU - KPI (Kampung Pentigraf Indonesia)
Kitab Cerpen Tiga Paragraf (Pentigraf) bertajuk Dongeng tentang Hutan dan Negeri Hijau ini merupakan buku proyek Kampung Pentigraf Indonesia (KPI) yang keempat. Kitab ini memuat 174 karya pentigraf dari 68 penulis atau pentigrafis (sebutan bagi penulis pentigraf).
Tema yang diangkat adalah tentang lingkungan hidup dan cinta pada alam semesta. 174 pentigraf mengungkapkan cerita-cerita yang menyorot lingkungan hidup dalam berbagai sudut pandang. Banyak hal yang menjadi bahan cerita-cerita menarik dan tentunya sebagai ungkapan kepedulian dan keprihatinan terhadap segala persoalan lingkungan hidup. Problematika yang muncul melahirkan konflik yang beraneka ragam, baik tentang hutan, bencana, sampah, dan masih banyak lagi. Dari berbagai permasalahan yang muncul mengajak pembaca untuk menyadari betapa pentingnya menjaga lingkungan hidup, memelihara ekosistem dan relasi manusia dengan alam semesta.
Salah satu karya pentigraf yang ditulis oleh Yayuk Sulistiyowati M.V. berjudul Pejuang Penghijauan Tepi Pantai Laut Selatan merupakan narasi yang dipetik dari kisah nyata perjuangan pahlawan ligkungan hidup bernama Mbah Wondo di kawasan pesisir pantai selatan tepatnya di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.
"Dengan penuh semangat Mbah Wondo memberi instruksi pada anak dan warga sekitar untuk segera menyiapkan upacara ritual nguri budaya dan tebus bumi agar proses penanaman bibit pohon dan tanaman produktif itu di sepanjang pantai selatan dapat berjalan lancar. Ia tampak bahagia dapat mewujudkan mimpinya untuk menghijaukan pinggiran pantai tempat kelahirannya yang mulai gundul dan gersang. Ia ikhlas dan rela gaji pensiunnya dipotong untuk mengangsur pinjamannya di bank demi pengadaan bibit tanaman ini. Semua tidak mudah, setelah berbagai upaya pengajuan pada pemerintah tak membuahkan hasil."
(Paragraf kedua Pejuang Penghijauan Tepi Pantai Laut Selatan – hlm. 196)
Setiap pentigraf dalam kitab ini merupakan imajinasi pentigrafis demi terciptanya sebuah negeri hijau yang bukan hanya dongeng belaka. Dengan membacanya diharapkan akan bangkit semangat mencintai, memelihara dan menjaga lingkungan hidup di sekitar kita. Ketika kita membuang sampah pada tempatnya, itu sudah merupakan upaya penyelamatan lingkungan dan kita dapat disebut juga sebagai pahlawan. Mari kita mulai memperhatikan lingkungan dan ekosistem di sekitar kita. Baca kitab ini dan mulai jatuh cinta pada lingkungan kita. Salam Literasi.
| 02641 | 899.221 3 KPI d | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain