Monograph
Menunggu
MENUNGGU - Dahlian & Robin Wijaya
Dia punya janji, mencintaimu saat ini. Aku punya hati, mencintaimu sampai mati.
Aku sedang merindukanmu, apakah kau tahu itu? Satu bulan penuh di atas kepala, aku menggantungkan doa untukmu di antara bintang-bintang. Semoga suatu saat hatimu akan menoleh kepadaku, menyadari bahwa akulah akhir penantianmu.
Aku ingin memelukmu, meraihmu, dan menyembunyikanmu dalam dekapanku. Aku tak akan melapasmu pergi, aku janjikan itu padamu. Dan kesabaranku kian menipis seperti batu yang terus-terusan digerus air. Aku sudah menunggu terlalu lama, nyerinya semakin lama kian terasa nyata.
Aku mencintaimu... karenanya aku selalu merindukanmu. Namun, seperti pertanyaan yang kubisikkan pada rembulan malam itu: apakah kau juga sedang merindukanku?
| 00493 | 899.221 3 DAH m | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain