Monograph
Geografi dan Peta (Geography and Map),- WHY?
GEOGRAFI DAN PETA – Yearimdang
Jika kita pergi ke suatu tempat yang asing, yang pertama kita lakukan adalah segera menentukan arah mana yang akan dituju. Nah, itulah alasannya mengapa harus mempelajari ilmu geografi, adalah untuk memahami dunia tempat kita tinggal. Dalam Why? Geografi dan Peta, kita mempelajari ilmu geografi dan peta mulai dari jenis peta, bagaimana menganalisis dan membaca peta, seperti apa ilmu geografi itu sendiri, bentukan alam yang ada di muka bumi dan sebagainya.
PEMIKIRAN FENG-SHUI
Feng Shui berarti angin dan air dan merupakan pemikiran otentik Asia Timur yang memiliki 5 elemen alam dari positif dan negative sebagai dasarnya. Angin dan air menyatu dalam kehidupan manusia dan dapat dijelaskan dengan tepat sesuai kondisi geografis. Feng Shui menilai energi gunung, tanah, aliran air alalu dihubungkan dengan keberuntungan dan kesialan manusia. Dalam pemikiran Feng-Shui, posisi paling bagus dalam membangun rumah adalah di belakang rumah terdapat gunung dan di depan rumah terdapat air. (hlm. 34)
GPS itu apa?
GPS kepanjangannya adalah Global Positioning System atau system pengukuran posisi Bumi. Dengan menggunakan satelit, system ini bisa memberitahu posisi kita di Bumi. Pertama kali ini dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk tujuan militer. Lalu dibuka untuk umum dan digunakan luas untuk pembuatan peta, pengukuran, navigasi dan penentuan lokasi diri sendiri, mobil, pesawat, dan kapal. Siapapun dapat menggunakannya secara gratis. (hlm. 114)
APARTHEID
Apartheid adalah kebijaksanaan diskriminasi terhadap orang berkulit warna (non-kulit putih) yang diterapkan pemerintah kulit putih negara Republik Afrika Selatan. Sesuai kebijaksanaan ini, penduduk Afrika Selatan digolongkan menjadi 4 golongan besar, yaitu kulit putih, kulit hitam, kulit berwarna, dan orang India. Diskriminasi ras ini mengakibatkan perbedaan yang ekstrem mulai dari pembagian wilayah rumah, pelarangan menikah beda ras, serta area masuk bandara. Kebijaksanaan ini berhasil dihapuskan pada tanggal 27 April 1994 berkat usaha Nelson Mandela dan Africa National Congress. (hlm. 154)
| 02665 | 910 YEA g | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain