Monograph
Ruth Benedict - Why? The Chrisanthemum and the Sword
RUTH BENEDICT – Seonghun KIM
NEGERI YANG DEKAT TAPI JAUH
Mengapa orang Korea menyebut Jepang sebagai “Negeri yang dekat tetapi jauh?”. Alasannya adalah karena walaupun secara geografis Korea dan Jepang berdekatan tetapi kedua negeri tersebut memiliki sejarah yang kelam dengan masalah sengketa Pulau Dok-do dan Wanita ‘jugun ianfu’. Tetapi ada hal yang aneh. Kalian pasti pernah mendengar cerita bahwa “orang Jepang bersahabat”. Akan tetapi ketika pemerintah Jepang berbicara masalah Pulau Dok-do dan Jugun ianfu akan terlihat sikap yang berbeda dan tidak akan mendengar opini lainnya. Di antara dua wajah ini manakah yang merupakan wajah Jepang yang sebenarnya?
Pertanyaan terlontar dari orang-orang sekitar 70 tahun yang lalu. Begitu berakhirnya Perang Dunia II, Amerika Serikat bingung begaimana mengontrol Jepang. Hal ini dikarenakan tantara Jepang yang selama perang melakukan penyerangan hingga aksi bunuh diri tiba-tiba berubah sikap bersahabat kepada tantara Amerika setelah menjadi tawanan, sehingga inilah yang membuat Amerika tidak mengerti sikap orang-orang Jepang. Karena itulah pemerintah Amerika meminta bantuan penyelidikan tentang Jepang kepada Ruth Benedict yang merupakan seorang Antropolog. Hasil laporannya dinamakan “Patterns of Japanesse Culture”. Dan laporan ini dijadikan buku yang berjudul “The Chrysanthemum and The Sword”. Banyak orang yang mengapresiasi Benedict yang telah berhasil mencatat secara detail tentang Jepang dan masyarakatnya dengan obyektif.
Saat menulis laporan, Benedict meminta agar tidak melihat aktivitas orang-orang Jepang dari sudut pandang Amerika. Hal ini dikarenakan dia ingin dilihat secara alami seperti pandangan orang-orang negeri lain. Saya harap kalian bisa memahami buku ini seperti yang Benedict yaitu jangan berburuk sangka terlebih dahulu. (Choi Yu-ri)
| 02680 | 926.3 SEO t | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain