Monograph
Plato - Why? The Republic
PLATO - Sejun Park
MEMIMPIKAN IDEALISME
Plato adalah orang yang mencari idealisme akan sesuatu. Oleh karena itu dia sering mengeluarkan kritik yang tidak realistis. Negara yang diatur filsuf, negara yang berbagi segala sesuatu, bagaimanakah negara tersebut bisa ada?
Sekarang maupun dulu pada masa Plato hidup, hal itu tidak mudah diterima. Namun, kenapa pemikiran tidak realistis Plato dianggap penting di sini? Itu karena pemikirannya membuat kita dapat memimpikan idealisme.
Plato hidup di masa terjadinya kekacauan politik dan demokrasi di kota Athena yang indah. Pada saat kemelut itu dia harus melihat kematian guru besarnya, Socrates. Plato tidak tinggal diam. Sejak saat itu, untuk menyelesaikan masalah dia mulai memimpikan idealism. Dia tidak berhenti memimpikan negara yang benar, kebajikan pemimpin yang benar, system politik yang ideal, dan terus berusaha untuk mewujudkannya pada dunia nyata. Pesan Plato pada kita adalah agar kita hidup dengan benar di abad ke-21 ini.
Plato mengatakan untuk mengatasi masalah negara jangan hanya berdasarkan apa yang dilihat saja, melainkan harus dengan memimpikan idealisme dan jangan berhenti, melainkan harus dengan memimpikan idealisme dan jangan berhenti. Negara yang kita huni dan para pemimpin teladan, lalu kebebasan yang kita nikmati, itu semua adalah hasil dari perwujudan mimpi orang-orang terdahulu.
Menjaga itu semua adalah tugas kita. Ketika kita memimpikan idealisme yang didasari dengan dukungan kemampuan mengatasi masalah realitas, ingatlah kita dapat menjadi pemilik nyata seluruh negeri.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa Plato yang melalui percakapannya dengan banyak orang; negeri yang diperintah oleh filsuf alias pemerintahan yang berfilsafat merupakan negara yang paling benar. Filsuf adalah orang yang mencintai kebenaran. Dia adalah orang yang dapat meihat bentuk sejati yang menjauhkan diri dari urusan duniawi dengan mata hati bukan dengan mata tubuh, bentuk sejati yang menjauhkan diri dari urusan duniawi ini disebut dengan 'ide'. Karena itu, Plato mengklaim bahwa hanya filsuf yang dapat melihat ide saja yang harus menjadi penguasa.
| 02676 | 926.3 SEJ p | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain