Monograph
Senjakala
“Hal yang paling kurindukan saat bersama teman-teman masa kecilku adalah saat malam menjelang dan kami semua tidur berdesakan di kamarku yang sempit. Meski berkumpul dengan hantu pasti sangat janggal di telinga orang lain, tapi bagiku itu adalah hal yang sangat menyenangkan.” (hlm. 140)
Di Indonesia, waktu senja identik dengan larangan orangtua kepada anak-anaknya untuk tidak keluar rumah atau bermain di luar karena di waktu tersebut konon banyak makhluk dunia lain yang bebas bergentayangan dan mengganggu manusia, bahkan dalam kasus tertentu menculik atau menyembunyikan anak.
Terdapat tujuh kisah seram, baik yang dialami Risa sendiri, keluarganya, maupun kenalannya yang berjumpa aneka makhluk tak kasatmata. Ada kisah anak diculik kalong wewe, ada juga perempuan cantik yang mengerikan bernama Sukma, anak laki-laki dan perawat yang berjumpa kuntilanak, sopir taksi muda yang bertemu berbagai makhluk halus akibat ditumbalkan oleh pesugihan, peti mati yang mengirim pertanda kematian, hingga kisah hantu anak perempuan dari masa penjajahan yang gentayangan di rumah angker.
| 02756 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain