Padang Bulan - Cinta dalam Gelas
Novel Cinta di Dalam Gelas merupakan novel kedua dari dwilogi Padang Bulan yang mengangkat kisah perjuangan seorang perempuan asal Belitung bernama Maryamah, atau lebih di kenal dengan panggilan Enong menurut pandangan sang penulis Andrea Hirata. Pada novel Padang Bulan Andrea Hirata lebih menceritakan tentang Enong, seorang anak berumur 16 tahun yang menjadi tulang punggung keluarga dan bekerja sebagai pendulang timah, serta kisah cinta Andrea Hirata dengan perempuan Konghucu bernama A Ling. Sedangkan pada novel Cinta di Dalam Gelas ini Andrea Hirata menceritakan tentang Enong yang sudah tumbuh dewasa dan bercerai dari suaminya yang merupakan juara catur di Tanjong Pandan. Di sini diceritakan Enong ingin membalas dendam kepada mantan suaminya yang berlaku semena-mena terhadapnya dengan cara mengalahkannya dalam pertandingan tahunan catur yang diadakan untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Meskipun bercerita tentang catur novel ini sesungguhnya tidak menjelaskan bagaimana catur yang rumit itu, tetapi lebih menceritakan suasana yang terjadi saat permainan catur dilakukan, sehingga pembaca yang tidak mengerti catur tetap bisa mengerti alur ceritanya. Novel ini juga bercerita tentang kebiasaan masyarakat Melayu khususnya para lelaki yang sering minum kopi di warung kopi untuk membangkitkan semangat sebelum bekerja, dan menghilangkan lelah setelah bekerja sembari bercerita tentang kisah hidup dan politik. Makna Cinta di Dalam Gelas yang terkandung di dalam novel ini pun merupakan secangkir kopi yang dibuat dengan perasaan cinta.
| 00341 | 899.221 3 AND p | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain