Monograph
Manusia Setengah Salmon
Setiap orang akan mengalami yang namanya perpindahan dalam hidupnya. Disadari atau tidak, setiap orang akan mengalami sebuah proses yang namanya ‘pindah’ dalam perjalanan hidupnya. Itulah kata – kata yang pembuka pada novel ini. Buku Manusia Setengah Salmon ini adalah buku ke enam dari salah satu penulis novel komedi ternama di Indonesia yaitu Raditya Dika. Di dalam novelnya ini Dika menuliskan 18 bab yang menceritakan makna tentang perpindahan. Dengan gaya penulisannya yang khas, Dika mengisahkan cerita tentang perpindahan dan mengajak pembacanya menyadari perpindahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang tidak pernah kita sadari.
“Hidup sesungguhnya adalah potongan-potongan antara perpindahan satu dengan lainnya. kita hidup di antaranya.” (hal. 254)
Secara garis besar di dalam novelnya ini juga Raditya Dika juga menganalogikan perpindahan dari hati ke hati lainnya seperti saat kita “pindah”.
“Seperti rumah ini yang jadi terlalu sempit buat keluarga kami, gue juga menjadi terlalu sempit buat dia. Dan, ketika sesuatu sudah mulai sempit dan tidak nyaman, saat itulah seseorang harus pindah ke tempat lain yang lebih luas dan (dirasa) cocok untuk dirinya. Rumah ini tidak salah, gue dan dia juga tidak salah. Yang kurang tepat itu bila dua hal yang dirasa sudah tidak lagi saling menyamankan tetap dipertahankan untuk bersama. Mirip seperti gue dan dia. Dan dia, memutuskan untuk pindah” (hal. 29)
“Saat ini, gue jadi berpikir, proses pindah hati juga seperti pindah rumah. Terkadang , kita masih membanding-bandingkan siapa pun yang kita temui dengan mantan pacar. Ketika kenalan sama seseorang, kita membandingkan dengan kebiasaan mantan pacar kita. Seperti lazimnya orang yang masih terjebak di masa lalu, orang yang lebih baru pasti kalah dari mantan pacar kita yang sudah lama itu.” (hal. 244)
| 00363 | 899.221 3 RAD m | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain