PERPUSTAKAAN SMPK COR JESU MALANG

Open Source Library Management System

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Perpus Online
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pukat

Monograph

Pukat

Tere Liye - Nama Orang;

Pukat adalah anak laki-laki tertua dari empat bersaudara dalam tetralogi serial anak-anak mamak. Pukat yang baru berumur 9 tahun mendapatkan julukan si anak pandai karena sikapnya yang kreatif, cerdik dan juga tekun. Kecerdikan yang ia miliki seringkali digunakannya untuk memecahkan masalah ataupun membantu orang.

Petualangan Pukat pun dimulai ketika ia, Burlian dan Ayah mereka menumpang kereta untuk menemui Koh Acan di kota. Awalnya situasi kereta berlangsung aman dan perjalanan pun terasa asyik. Hal ini tidak bertahan lama, ketika kereta yang mereka tumpangi mulai memasuki terowongan. Tepat di tengah-tengah terowongan yang gelap, tiba-tiba terdengar suara letusan senjata yang bersahutan, ternyata mereka adalah kawanan perampok. Mereka bukanlah kawanan perampok biasa karena mereka pintar memanfaatkan situasi. Mereka menjalankan aksinya tepat di saat kereta berada ditengah-tengah terowongan yang gelap sehingga tidak ada satu pun penumpang yang bisa mengenali identitas mereka.

Tidak hanya itu kawanan perampok ini juga membawa senjata api yang membuat para penumpang meringkuk ketakutan dan tidak berani berbuat apa-apa. Dalam menjalankan aksinya, perampok memerintahkan agar para penumpang menyerahkan semua barang berharga yang mereka bawa dan meletakkannya didalam karung goni yang telah disediakan. Ketika para perampok medekati kursi yang diduduki Pukat, Burlian dan Ayahnya, secara diam-diam Pukat menaburkan bubuk kopi pada sepatu dan celana para perampok. Kebetulan saat itu Pukat membawa kopi sebagai oleh-oleh untuk Koh Acan.

Kecerdikan Pukat inilah yang akhirnya membantu Komandan Polisi untuk meringkus kawanan perampok berdasarkan bau kopi yang tertinggal di sepatu dan celana mereka. Perampok yang tidak sadar akan bau sepatu di celana dan sepatu mereka akhirnya tertangkap karena mereka tidak bisa mengelak dari pemeriksaan Polisi ketika sampai di stasiun kota. Komandan Polisi pun kagum dengan cara cerdik yang dilakukan Pukat dan memberinya julukan “Si Anak Jenius”.


Ketersediaan
00375899.221 3 TER pMy LibraryTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
899.221 3 TER p
Penerbit
Jakarta : Republika., 2014
Deskripsi Fisik
344 hlm. ; 20 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9789791102735
Klasifikasi
899.221 3
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Fiksi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN SMPK COR JESU MALANG
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakan ini digunakaan untuk mempermudah dalam pencarian buku masing-masing Unit dari SDK COR JESU, SMPK COR JESU, SMK COR JESU & Biara COR JESU

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik