Monograph
Bidadari-Bidadari dari Surga
BIDADARI-BIDADARI DARI SURGA
“Buat apa kamu memikirkan apa yang dipikirkan orang lain? Buat apa kamu mencemaskan apa yang akan dinilai orang lain? Kekhawatiran, juga kecemasan yang sejatinya mungkin tidak pernah ada”.
Tentang seorang kakak yang mengorbankan apapun agar adik-adiknya bisa sekolah. Tentang rasa sabar dan penerimaan. Tentang keluarga yang penuh perjuangan. Dulu, sekarang, hingga kapanpun, dia adalah kakakku.
Laisa, adalah sulung dari lima bersaudara. Dia bersumpah akan memberikan kesempatan pada adik – adiknya untuk menjadi orang – orang yang hebat. Sumpah yang membuat terang – benderang seluruh kisah ini.
Laisa, adalah sulung dari lima bersaudara. Menyimpan seluruh pengorbanannya seorang diri hingga detik terakhir hidupnya. Saat empat adik – adiknya pulang secepat mungkin ke Lembah Lahambay yang indah, menemui kakak yang membutuhkan mereka untuk pertama kali sekaligus terakhir kali seumur hidupnya.
Novel ini tentang kisah – sayang keluarga, tentang pengorbanan seoarang kakak. Kapan terakhir kali kita memeluk adik – adik kita dan berlinang air mata bilang, meski mereka menyebalkan, kita sungguh sayang pada mereka. Dan sebaliknya, kapan terakhir kali kita memeluk kakak- kakak kita, dan bilang, meski mereka cerewet, suka menyuruh – nyuruh, kita sungguh menghargai mereka.
| 00384 | 899.221 3 TER b | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain